Sebagaimana Asma-Nya “Al-‘Adlu”. Allah SWT. tidak akan membebani seseorang lebih dari yang orang tersebut sanggupi. Dan segala ketetapan-Nya tentu adalah yang terbaik untuk kita semua. Meski terkadang mungkin kita merasa tidak selaras dengan apa yang kita inginkan, dengan apa yang telah kita rencanakan.
Contohnya ketika kita memiliki suatu keinginan dan ternyata keinginan itu tidak tercapai, malah hal yang tidak pernah kita inginkan sebelumnya justru terjadi pada diri kita, Allah memberikan kita sesuatu hal yang lain yang bisa jadi lebih senangi atau bahkan tidak kita senangi, tapi yakinlah itu yang terbaik menurut Allah SWT. untuk kita.
Yang mungkin kadang kita suka mengeluh dan berfikir, kenapa sih ko aku bla bala bla bla,dan lain-lain. Jangan sedih dan
jangan khawatir, karena belum tentu hal yang kita inginkan itu selalu baik untuk diri
kita, kita harus selalu berhusnuzon kepada Allah.
"Jangan sangka segala sesuatu yang kita anggap baik itu juga baik menurut
Allah, maka dari itu kita harus selalu memohon petunjuk kepada-Nya. Karena
hanya Allah-lah sebaik-baik pemberi petunjuk"
Setiap manusia pasti akan mengalami yang namanya ujian, mendapat tantangan, rintangan, halangan, cobaan, terpaan, dan lain sebagainya. Sikapi
dengan bijak dan memohon kepada Allah agar kita mampu menghadapinya dengan
baik.
Kalau Allah saja Maha Adil, masa kita sebagai hamba-Nya tidak mengamalkan
keadilan juga? Adil bi ma'na seimbang, menempatkan segala sesuatu dengan seimbang, menempatkan segala sesuatu sesuai porsinya. semoga kita bisa menjadi manusia, yang bisa memanusiakan manusia lainnya, menghargai setiap perbedaan yang ada juga.
(Qs. An-Nahl : 90) إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُ بِٱلْعَدْلِ وَٱلْإِحْسَـٰنِ وَإِيتَآئِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ وَٱلْبَغْىِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
...
wallahu a'lam..
Komentar